Assalamu ‘alaikum. Tak terasa kita sudah berada di penghujung
tahun 2013. Kurang lebih sebulan lagi kita akan menyongsong tahun baru
2014. Tahun baru identik dengan suasana baru. Namun, bagi pemerintah
mungkin setiap tahun sama saja. Sama apanya? Yang membuatnya sama yaitu
dari tahun ke tahun marak dipenuhi kasus-kasus korupsi. Bahkan menurut
ICW (Indonesian Corruption Watch), tahun 2013 ini merupakan tahun
korupsi. Tahun korupsi? Agak ilfeel mendengarnya. Yah, mau bagaimana
lagi. Ini fakta yang terjadi di lapangan. Banyak pejabat-pejabat tinggi
yang semakin tertarik untuk mengeruk uang negara dengan buldozer
kerakusan dan ketamakan yang mereka miliki. Padahal, mereka adalah
orang-orang “alim”. “Alim” di sini contohnya ketika salah seorang
koruptor, sebut saja AM, mantan ketua Mahkamah Konstitusi, lagi baca
Al-Qur’an sementara rehat dari proses interogasi. Mungkin, beliau sudah
insyaf daripada dosa yang telah dilakukan sehingga membaca dan mungkin
juga merenungi ayat-ayat Allah.
Terlepas dari korupsi yang dilakukan para pejabat tinggi negara, ada pula “suap kecil-kecilan” yang diterima oleh beberapa guru di sekolah adik saya. Adik saya sering mengeluh diperlakukan berbeda dengan teman-teman sekelasnya. Usut punya usut, ternyata para orang tua teman-teman adik saya sering memberikan buah tangan untuk para guru tersebut berupa tas, dompet, dan sebagainya. Alhasil, mungkin nilai didapatkan dari seberapa sering hadiah diterima oleh guru tersebut. Astaghfirullah! Memang, budaya korupsi telah menancapkan akarnya sampai ke kalangan rakyat biasa.
Mungkin, saya belum bisa berbuat banyak untuk memberantas korupsi mulai dari tingkat kecil seperti kasus di sekolah adik saya. Namun, melalui tulisan ini, saya mengajak kepada saudara/i pembaca sekalian agar lebih mendalami agama kita, yaitu Islam dengan merenungi kalamullah karena sebagai seorang muslim dan mukmin, kita memang diwajibkan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup di samping Al-Hadist. Terdapat banyak ayat Al-Qur’an yang menyiratkan tentang larangan korupsi, salah satunya terdapat pada Q.S. Al-Baqarah ayat 188 yang menegaskan larangan memakan harta yang bukan haknya.
In syaa Allah, dengan mengamalkan apa yang kita baca dalam Al-Qur'an, kita senantiasa akan menjadi insan yang anti korupsi. Sudah banyak lembaga-lembaga yang menyuarakan maupun bertindak dalam memberantas korupsi, salah satunya PPM Aswaja NU. Walaupun saya sebagai penulis dan mungkin pembaca sekalian bukan anggota lembaga tersebut, tapi saya pikir kita mempunyai misi yang sama dalam memberantas korupsi. In syaa Allah, tulisan ini tidak hanya sekedar tulisan, tetapi bisa dipraktikkan dalam kehidupan saya pribadi maupun bagi para pembaca. Wassalam.
http://www.islam-institute.com/
Terlepas dari korupsi yang dilakukan para pejabat tinggi negara, ada pula “suap kecil-kecilan” yang diterima oleh beberapa guru di sekolah adik saya. Adik saya sering mengeluh diperlakukan berbeda dengan teman-teman sekelasnya. Usut punya usut, ternyata para orang tua teman-teman adik saya sering memberikan buah tangan untuk para guru tersebut berupa tas, dompet, dan sebagainya. Alhasil, mungkin nilai didapatkan dari seberapa sering hadiah diterima oleh guru tersebut. Astaghfirullah! Memang, budaya korupsi telah menancapkan akarnya sampai ke kalangan rakyat biasa.
Mungkin, saya belum bisa berbuat banyak untuk memberantas korupsi mulai dari tingkat kecil seperti kasus di sekolah adik saya. Namun, melalui tulisan ini, saya mengajak kepada saudara/i pembaca sekalian agar lebih mendalami agama kita, yaitu Islam dengan merenungi kalamullah karena sebagai seorang muslim dan mukmin, kita memang diwajibkan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup di samping Al-Hadist. Terdapat banyak ayat Al-Qur’an yang menyiratkan tentang larangan korupsi, salah satunya terdapat pada Q.S. Al-Baqarah ayat 188 yang menegaskan larangan memakan harta yang bukan haknya.
In syaa Allah, dengan mengamalkan apa yang kita baca dalam Al-Qur'an, kita senantiasa akan menjadi insan yang anti korupsi. Sudah banyak lembaga-lembaga yang menyuarakan maupun bertindak dalam memberantas korupsi, salah satunya PPM Aswaja NU. Walaupun saya sebagai penulis dan mungkin pembaca sekalian bukan anggota lembaga tersebut, tapi saya pikir kita mempunyai misi yang sama dalam memberantas korupsi. In syaa Allah, tulisan ini tidak hanya sekedar tulisan, tetapi bisa dipraktikkan dalam kehidupan saya pribadi maupun bagi para pembaca. Wassalam.
http://www.islam-institute.com/